Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bengkalis Aspek Kebudayaan Melayu dalam Menopang Visi Provinsi Riau 2020

Penulis

  • Baskoro Wicaksono Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau
  • Nur Laila Meilani Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Riau
  • Rury Febrina Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.35967/jipn.v17i29.7056

Kata Kunci:

development planning, regional vision, Malay culture

Abstrak

Development planning is a must for every level of government, both central and regional, as mandated in Law No. 25 of 2004 concerning the development planning system. Bengkalis Regency as one of the regions in Riau Province also conducts development planning. The aspects of development planning in the Regency include Malay culture as a derivative of the Riau Vision 2020. Planning aspects of Malay culture development is a manifestation of the elected Regional Vision and Mission and can be seen in its harmony with the Province. The formulation of the problem in this study is how is the form of development planning aspects of Malay culture in Bengkalis District in supporting the Riau 2020 Vision? This study aims to describe the form of development planning aspects of Malay culture in Bengkalis Regency in supporting the Riau Vision 2020. The results of the study indicate that the planning of the development of the Malay cultural center has referred to the Provincial government planning documents, both contained in the RPJMD to RKPD even though they are only quantity, not yet fully touched the quality of the substance of Malay culture. The planning contained in the Bengkalis Regency RPJMD document is limited to the Vision and Mission statement, while the objectives to the strategic plan are not formulated. Nevertheless specifically in the Office of Culture, Youth and Sports expressly formulated this in the OPD Work Plan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adi, Rianto. 2004. Metodologi Penelitian Sosial dan Hukum. Jakarta : Granit.

Ami, Amri.2007.Pembangunan dan Kualitas dan Pertumbuhan Ekonomi dalam Era Globalisasi (Teori dan Masalah Kebijakan).Bogor: Biografika.

Asshiddiqie, Jimly. 2006. Perihal Undang-Undang. Jakarta: KONpress.

Attamimi, A. Hamid S. 1977. Mekanisme Perundang-undangan. Jakarta: BPHN.

D., Conyers. 1991. Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga Suatu Pengantar, cetakan ke-1. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Emzir. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisa Data. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kartasasmita, Ginanjar. 1996. Pembangunan Untuk Rakyat. Jakarta: Pustaka CIDESINDO.

Mudrajad Kuncoro, Otonomi dan Pembangunan Daerah, Erlangga, Jakarta, 2004.

Munir, B. 2002. Perencanaan Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Perspektif Otonomi Daerah, Riau: Bappeda RIAU.

Mardalis. 2010. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Moloeng, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslimin. 2002. Metodologi Penelitian Bidang Sosial. Malang: Bayu Media dan UMM.

P. Todaro, Michael. 2006 Development Palnning, Oxford University Press.

Satori, Djam’an dan Aan Komariah. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.

Silalahi, Ulber. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Subiyantoro, Arif. 2007. Metode dan Teknik Penelitian Sosial. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Robinson. 2015. Perencanaan Pembangunan. Jakarta: Bumi Aksara.

Tjokroamidjojo, Bintoro. 1992. Perencanaan Pembangunan. Jakarta: Gunung Agung.

Wicaksono Baskoro, dkk. 2018. Keselarasan Perencanaan Pembangunan Aspek Pusat Kebudayaan Melayu dengan Visi Riau 2020 di Kabupaten Bengkalis

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 Tentang Pembentukan Daerah Otonomi Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Tengah.

Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005 – 2025.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan.

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 1994 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau.

Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 9 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Riau Tahun 2005-2025.

Peraturan Daerah Nomor 36 Tahun 2001 Tentang Pola Dasar Provinsi Riau Tahun 2001-2005.

Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Propeda Provinsi Riau 2001-2005

Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau Tahun 2014-2019.

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Bengkalis Tahun 2005-2025

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Bengkalis Tahun 2010-2015

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021

Rencana Strategis Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Tahun 2016-2021

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-03-07

Cara Mengutip

Wicaksono, B., Meilani, N., & Rury Febrina, R. (2019). Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bengkalis Aspek Kebudayaan Melayu dalam Menopang Visi Provinsi Riau 2020. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 17(29), 22-34. https://doi.org/10.35967/jipn.v17i29.7056

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama