BRIDA

Urgensi Pembentukan dan Posisi Strategisnya Sebagai Solusi Permasalahan Pembangunan dan Peningkatan Kinerja Pemerintahan Daerah

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.290

Kata Kunci:

BRIDA, Pembentukan Perangkat Daerah, Posisi Strategis, Pembangunan Daerah, Kinerja Pemerintahan Daerah

Abstrak

Pembentukan BRIDA sebagai perangkat daerah akan menghadirkan kebaharuan dan
pembaharuan, terutama sebagai orkestrator aktivitas penelitian dan pengembangan di daerah. Proses
bisnis BRIDA harus menstimulasi terciptanya keterbaruan tata kelola riset dan inovasi di daerah agar
produk yang dihasilkan lebih nyata kemanfaatannya dan berdampak masif (impact factor) bagi
kemaslahatan publik. Pembaharuan tata kelola riset dan inovasi menjadi keniscayaan dan patut
dibidik sebagai target utama dan raison d’etre pembentukan BRIDA - tidak semata hanya oleh
pemerintah daerah, namun juga karena adanya intervensi Pemerintah melalui pertimbangan yang
diberikan oleh BRIN. Pertanyaannya, siapakah yang seharusnya menjadi target keterbaruan tata
kelola riset dan inovasi di daerah? Apa pula yang harus disiapkan oleh BRIN dalam merespons
pembentukan BRIDA? Studi ini bertujuan untuk memetakan eksistensi, peran, dan menemukan
desain pengelolaan BRIDA. Harapannya, BRIDA mampu menjadi perangkat daerah yang kokoh
profesional, dan adaptif dalam mengemban amanat penelitian, pengembangan, pengkajian, dan
penerapan, serta invensi dan inovasi di daerah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatifeksploratif.
Data yang digunakan merujuk pada regulasi/kebijakan yang mengatur tentang
pembentukan perangkat daerah dan elaborasi terhadap dokumen perencanaan pembangunan
nasional/daerah. Simpulan menunjukkan bahwa pembentukan BRIDA selayaknya berpedoman pada
desain besar tata kelola riset dan inovasi di daerah yang ditetapkan oleh BRIN. Sejumlah amanah
ditumpukan kepada BRIN, di mana BRIDA diharapkan mampu berperan aktif menjadi katalisator
bagi peningkatan kinerja pemerintahan dan percepatan pembangunan daerah. Karenanya,
direkomendasikan agar BRIN menyusun desain besar tata kelola BRIDA secara komprehensif-adaptif
dengan memerhatikan aspek kebaruan manajerial, koherensi antara agenda prioritas nasional, target
kinerja pemda, pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, dan pencapaian tujuan otonomi daerah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aminah, S., & Saksono, H. (2021). Digital transformation of the government: A case study in

Indonesia. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 37(2), 272–288.

https://doi.org/10.17576/JKMJC-2021-3702-17

Badan Pusat Statistik. (2021a). Data Dan Informasi kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2021.

Badan Pusat Statistik (Vol. November). Jakarta: Badan Pusat Statistik RI.

Badan Pusat Statistik. (2021b). Statistik Keuangan. Jakarta: Badan Pusat Statistik RI.

Cappellano, F., & Kurowska-Pysz, J. (2020). The mission-oriented approach for (cross-border)

regional development. Sustainability (Switzerland), 12(12), 1–17.

https://doi.org/10.3390/su12125181

Creech, H., Paas, L., Gabriel, G. H., Voora, V., Hybsier, C., & Marquard, H. (2014). Small-scale

social-environmental enterprises in the green economy: Supporting grassroots innovation.

Development in Practice, 24(3), 366–378. https://doi.org/10.1080/09614524.2014.899561

Endiartia, J. J. (2020). The Influence of Think Tank Capacity toward Research Impact on Policy:

Case Study on the National Resilience Institute. School of Government and Public Policy

Indonesia. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.14888.19205/1

Erlyn, P., Hidayat, B., Cahyo, A., & Saksono, H. (2022). Investment in Human Resources to

Increase Achievement Levels of Sustainable Development. Jurnal Bina Praja, 14(1), 135–

https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.135-146

Gulbrandsen, M. (2011). Research institutes as hybrid organizations: Central challenges to their

legitimacy. Policy Sciences, 44(3), 215–230. https://doi.org/10.1007/s11077-011-9128-4

Kellam, L. M., & Peter, K. (2011). Numeric Data Services and Sources for the General

Reference Librarian. Numeric Data Services and Sources for the General Reference

Librarian. Oxford: Chandos Publishing. https://doi.org/10.1533/9781780632599

OECD. (2012). Innovation for Development: A Discussion Of The Issues And An Overview Of

Work Of The Oecd Directorate For Science, Technology And Industry. OECD Publishing

(Vol. May 2012). https://doi.org/10.1080/1389224X.2011.536344

Pansera, M., & Sarkar, S. (2016). Crafting sustainable development solutions: Frugal innovations

of grassroots entrepreneurs. Sustainability (Switzerland), 8(1), 1–51.

https://doi.org/10.3390/su8010051

Parker, K., Winskel, M., & Kerr, N. (2021). The role and impact of innovation agencies : an

international review. In Scotland’s Center of Expertise Connecting Climate Change

research and policy (Vol. December, pp. 1–37). https://doi.org/10.7488/era/2128 Executive

Rakhmani, I., & Sakhiyya, Z. (2019, November 6). Analysis: Indonesian policymaking is not

supported by quality research and academic freedom. Theconversation.Com. Retrieved from

https://theconversation.com/analysis-indonesian-policymaking-is-not-supported-by-qualityresearch-

and-academic-freedom-126023

Rambe, R. A., & Purmini, P. (2020). Kemampuan Belanja Pemerintah Dan Pertumbuhan

Ekonomi Dalam Menurunkan Tingkat Kemiskinan: Bukti Empiris Dari Sumatera Dan

Jawa. Convergence: The Journal of Economic Development, 2(1), 1–15.

https://doi.org/10.33369/convergence-jep.v2i1.10996

Roos, G., Pike, S., & Kalliokoski, P. (2012). The Increasing Importance of Research and

Technology Organisations in Global Innovation Systems. The SMS Special Conference,

Globalisation of Innovation Strategies: Novel Moves for a Global Game, (June), 1–52.

Saksono, H. (2019). Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah sebagai Think Tanks dan

Akselerator Perubahan Peradaban di Era Digital. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 14(1), 1–18.

Saksono, H., & Putra, I. R. A. S. (2021). Knowledge Management as a Consensus for

Strengthening the Research and Development Agency of the Ministry of Home Affairs.

Psychology And Education, 58(2), 4512–4525.

Sofianto, A., D, K., & Kundarto, S. Al. (2014). Inovasi Pelayanan Publik Dalam

Penanggulangan Kemiskinan (Studi Kasus Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan

Kemiskinan (UPTPK) Kabupaten Sragen). Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 12(2),

–140. Retrieved from http://www.springer.com/series/15440%0Apapers://ae99785b-

-416d-aa7e-3a12880cc9b9/Paper/p18311

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-31

Cara Mengutip

Saksono, H. (2021). BRIDA: Urgensi Pembentukan dan Posisi Strategisnya Sebagai Solusi Permasalahan Pembangunan dan Peningkatan Kinerja Pemerintahan Daerah. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(2), 178–196. https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.290

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.