Strengthening Public Participation Through E-Democracy
A Case Study Of Digital Governance Via The Paduko Application In Padang Panjang City
Keywords:
E-democracy, Digital Governance, Citizen ParticipationAbstract
Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah memperluas peluang bagi pemerintah untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel melalui e-demokrasi. Penelitian ini menganalisis implementasi aplikasi PADUKO (Pelayanan Administrasi Kependudukan Online) sebagai bentuk tata kelola digital dan e-demokrasi di Kota Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan studi kasus evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PADUKO meningkatkan transparansi layanan, akses informasi digital, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi antarperangkat daerah dalam pelayanan administrasi kependudukan. Namun demikian, partisipasi masyarakat masih bersifat prosedural dan konsultatif, yang berada pada tingkat konsultasi dan peredaman (placation) dalam tangga partisipasi Arnstein. Tantangan seperti kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya pemerataan kesadaran publik masih membatasi keterlibatan masyarakat yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas inisiatif e-demokrasi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh dukungan kelembagaan dan keterlibatan aktif masyarakat untuk mencapai pemberdayaan warga yang substantif dalam tata kelola pemerintahan lokal.
Downloads
References
Al Athari, R. A. (2021). Digital governance and e-participation: A comparative study. International Journal of E-Government Studies, 3(2), 101–116.
Ariawan, S., Soemartono, T., Effendy, K., & Sukmana, P. (2025). Citizen engagement in democratic governance: Insights from participatory policy-making. Politeia: Journal of Public Administration and Political Science and International Relations, 3(4), 286–298. https://doi.org/10.61978/politeia.v3i4.965
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Planning Association, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Budiarto, H. (2020). Kesiapan infrastruktur digital dalam mendukung e-governance. Jurnal Infrastruktur dan Layanan Publik, 5(2), 55–69.
Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
Clift, S. (2003). E-democracy, e-governance and public net-work. Publicus.Net. https://www.publicus.net
Dawes, S. S. (2009). Governance in the digital age: A research and action framework for an uncertain future. Government Information Quarterly, 26(2), 257–264. https://doi.org/10.1016/j.giq.2008.12.002
Dewi, D. S. K., Yulianti, D. B., & Yusdiawan, I. A. (2022). An analysis of barriers to e-government: A theoretical study. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(1), 95–106.
Dian Pratama, & Haryati, E., & Ferriswara, D. (2025). Digitization of population administration services: Analysis of the need to improve digital literacy of village government apparatus. Parlementer: Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik, 2(1), 26–39. https://doi.org/10.62383/parlementer.v2i1.507
Dwiputrianti, S. (2018). Building local government capacity for e-governance in Indonesia. Asian Journal of Political Science, 26(1), 49–68. https://doi.org/10.1080/02185377.2018.1448732
Dwiyanto, A. (2018). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., & Sandhyaduhita, P. I. (2015). Strategic e-government evaluation: A literature review and future research directions. Information Development, 31(3), 194–208. https://doi.org/10.1177/0266666913515480
Harakan, A., Prianto, A. L., & Khaerah, N. (2020). Strategi pemerintah daerah dalam pengembangan pelayanan berbasis e-government di Kabupaten Muna. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 18(2), 64–78.
Hikmatussalam Sutrisna, F., Yanto Nugroho, D., & Ta Rebo, E. (2024). The development of digital democracy in Indonesia: A case study of online election platforms. LAW & PASS: International Journal of Law, Public Administration and Social Studies, 1(3), 374–382. https://doi.org/10.47353/lawpass.v1i3.35
Janssen, M., Charalabidis, Y., & Zuiderwijk, A. (2012). Benefits, adoption barriers and myths of open data and open government. Information Systems Management, 29(4), 258–268. https://doi.org/10.1080/10580530.2012.716740
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan. Kemendagri.
Kusumasari, B., Setianto, W. A., & Pang, L. L. (2018). A study on digital democracy practice: Opportunities and challenges of e-Health implementation in Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(1). https://doi.org/10.22146/jsp.28863
LPPM Universitas Andalas. (2021). Laporan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Disdukcapil Kota Padang Panjang. Universitas Andalas.
Marlina, D. S., & Khotami. (2025). Innovation of population administration services through the SiLAWO website at the Population and Civil Registration Service of the Dumai City. Jurnal Administrasi Politik dan Sosial, 6(2), 342–354. https://doi.org/10.46730/japs.v6i2.271
Misuraca, G., & Viscusi, G. (2014). Is open data enough? E-government for transparency, collaboration and innovation. Government Information Quarterly, 31(1), S60–S68. https://doi.org/10.1016/j.giq.2014.01.012
Nugroho, Y. (2011). Citizens in @ction: E-participation in local governance in Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 15(1), 35–52. https://doi.org/10.22146/jsp.10902
OECD. (2018). Open government: The global context and the way forward. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264268104-en
Pemerintah Kota Padang Panjang. (2023). PADUKO: Pelayanan administrasi kependudukan online. https://paduko.padangpanjang.go.id
Prabowo, H., & Nugraha, E. (2017). E-participation and digital divide in Indonesia: A case of Jakarta Smart City. Journal of e-Government Studies and Best Practices, 2017, 1–9. https://doi.org/10.5171/2017.891752
Prastya, D. E., Misran, & Nurmandi, A. (2021). A bibliometric analysis of E-Democracy on government research. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 20(2), 71–80. https://doi.org/10.21009/jimd.v20i2.19772
Putra, B., & Hidayat, T. (2019). Inovasi layanan publik di era e-government: Studi di Kabupaten Sleman. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 17(2), 60–74.
Rahman, A., & Yusuf, R. (2020). Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam pelayanan publik digital di daerah. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 18(2), 79–93.
Ryan, J. (2022). Dynamic relations between central and local government in handling COVID-19: A case study in DKI Jakarta Province. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(2), 192–205.
Sancaya, I. K. (2022). Peran literasi digital dalam peningkatan partisipasi masyarakat pada era pemerintahan digital. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 3(1), 88–102.
Saputra, E. (2019). Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam e-government. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 6(2), 214–230.
Sari, N., & Siregar, H. (2021). Implementasi smart governance di era digital: Tantangan dan peluang. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(2), 110–122.
Sudirman, F. A., & Saidin, S. (2022). Pemerintahan berbasis elektronik (e-government) dan pembangunan berkelanjutan: Reviu literatur sistematis. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(1), 44–58.
Sulastri, D. (2018). Partisipasi publik dalam tata kelola pemerintahan daerah. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 16(2), 88–101.
Suria, O., Prasetyaningrum, P. T., & Pratama, I. (2025). Digital transformation of population administration: Enhancing data accessibility in local communities. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 10(1), 92–103. https://doi.org/10.26905/abdimas.v10i1.14983
Susniwati, S., Kurniawati, K., & Susilawati, S. (2023). Public policy innovation in Indonesia: Enhancing citizen engagement through e-government initiatives. PINISI Discretion Review, 8(1), 45–60. https://doi.org/10.26858/pdr.v8i1. 66364
Tambunan, T. (2019). Pembangunan ekonomi digital di Indonesia. LP3ES.
UNDP. (2021). E-government for the future we want. United Nations Development Programme.
Wahyudi, R. (2020). Teknologi informasi dan inovasi pelayanan publik. Prenada Media.
Wijayanto, A., & Rahmawati, D. (2020). E-government dan transformasi layanan publik: Studi implementasi di kota-kota kecil. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 20(2), 123–137.
Wirtz, B. W., Piehler, R., & Daiser, P. (2015). E-government: Strategy process instruments. International Journal of Public Administration, 38(9), 658–670. https://doi.org/10.1080/01900692.2014.942735
Winarno, B. (2014). Kebijakan publik: Teori, proses, dan studi kasus. CAPS.
Zamroni, M. (2022). Inovasi layanan publik berbasis digital di era smart city. Jurnal Kebijakan Publik Digital, 4(1), 45–59
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Dahlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.