Strengthening Family Foundations: The Role of the DIY Regional Government in Improving Family Resilience

Strengthening Family Foundations

The Role of the DIY Regional Government in Improving Family Resilience

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35967/njip.v24i2.809

Keywords:

Family Resilience, Local Government, Programs, Policies, DIY

Abstract

This study aims to analyze the role of the Yogyakarta Special Region (DIY) Regional Government in strengthening family resilience, with a focus on the implementation of policies and programs designed to support the family as the fundamental unit of society. The urgency of this research lies in the increasing social and economic challenges faced by DIY families, such as high poverty rates, domestic violence, divorce, and limited access to basic services, which collectively threaten family stability and community prosperity. Using a qualitative descriptive method, this research collects and analyzes secondary data from scientific journals, government reports, and policy documents published between 2015–2025. Data analysis was conducted through literature review and thematic mapping using VOS Viewer to identify key themes and group priorities. The results show that the DIY Regional Government plays a strategic role as regulator, dynamisator, facilitator, and catalyst in supporting family resilience through programs such as prenatal education, family economic empowerment, social assistance, and cross-sector coordination. However, challenges such as budget constraints, lack of inter-institutional synergy, and low community participation remain obstacles. The study concluded that strengthening family resilience in DIY requires an integrated and collaborative approach involving local governments, NGOs, the private sector, and the community, with an emphasis on education, economic stability, social support, and women's empowerment as key pillars of sustainable family development

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R. M., Akbar, M. Y. A., & Syariful, S. (2018). Ketahanan Keluarga dan Kontribusinya Bagi Penanggulangan Faktor Terjadinya Perceraian. Jurnal Al-Azhar Idonesia Seri Humaniora, 4(2), 129. https://doi.org/10.36722/sh.v4i2.268

Amelasasih, P., & Wicaksono, A. S. (2023). Pendampingan Ketahanan Keluarga Ibu Pelaku Usaha Desa Surowiti. Conscilience: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 1(2), 63. https://doi.org/10.30587/jc.v1i2.6250

Apriliani, F. T., & Nurwati, N. (2020). Pengaruh Perkawinan Muda terhadap Ketahanan Keluarga. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 90. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.28141

Asrida, W., Marta, A., & Wazni, W. (2022). Implementasi Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanggulangan COVID-19 di Pekanbaru. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(2), 244–253. https://doi.org/10.35967/njip.v21i2.445

Asrida, W., & Pohan, R. (2016). Pelayanan Publik pada Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru Tahun 2013. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 13(21). https://doi.org/10.35967/jipn.v13i1.3218

Aulia Rizki, R., & Andriyus, A. (2023). Pemerintahan Digital dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Pekanbaru. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 22(1), 114–123. https://doi.org/10.35967/njip.v22i1.457

BPS Gunungkidul. (2024). Kecamatan Tanjungsari Dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidu.Cahyadi Kurniawan, R., Maulida, K., & Hertanto, H. (2021). Networking Institutionalism oleh Kaukus Perempuan Parlemen Lampung dalam Mengoptimalkan Kebijakan Gender. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(2), 46–57. https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.158

Fana Okhtavia. (2024). Survey Ketahanan Keluarga 2024 Kota Yogyakarta.Firdaus, R. (2020). Peran Pemerintah Daerah Sebagai Regulator, Dinamisator, Fasilitator, dan Katalitator Dalam Pemberdayaan Petani Kakao di Kabupaten Luwu Utara. Public Administration Journal, 3, 32–40.

Handayani, D. (2023). Peran Ketahan Keluarga sebagai Pembentuk Karakter Mandiri Peserta Didik. SOSIETAS, 12(2), 137–144. https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i2.58691

Handayani, E. S., & Junaidi, A. (2019). Pemberitaan Kampanye Pemilihan Presiden 2019 Di Media Siber dan Penerapan Elemen Jurnalisme (Analisis Framing Pada Okezone.Com dan Suara.Com). Koneksi. https://doi.org/10.24912/kn.v2i2.3902

Hibana, H., Naimah, N., & Nayla, M. R. (2023). Pengaruh Ketahanan Keluarga Terhadap Resiliensi Anaka di MIN 1 Bantul. Jurnal Multidisipliner Bharasa, 2(02), 75–84. https://doi.org/10.56691/jurnalmultidisiplinerbharasa.v2i02.298

Hidayat, N., Suryanto, S., & Hidayat, R. (2023). Ketahanan Keluarga dalam Menghadapi Keguncangan Ekonomi Selama Pandemi. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 16(2), 120–132. https://doi.org/10.24156/jikk.2023.16.2.120

Idrus, A. F. I., Ilato, R., & Mozin, S. Y. (2020). Implementasi Kebijakan Retribusi Pelayanan Pasar Di Pasar Sentral Kota Gorontalo. Jambura Journal of Administration and Public Service, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.37479/jjaps.v1i1.7313

Mulyadi, D. (2016). Peran Dinamisator dalam Pemberdayaan Masyarakat. Journal Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 45–54.

Mutmainnah, M. (2023). Peran Dinas Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat Penyandang Disabilitas di Kota Makassar. Indonesian Journal of Education and Social Sciences, 2(1), 34–43. https://doi.org/10.56916/ijess.v2i1.392

Nafisyah, A. F., & Nugraheni, N. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Lokal Sebagai Katalisator Untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Journal of Administration Studies, 1, 86–93.

Novitasari, S. D. (2021). Persepsi Generasi Milenial Terhadap Manfaat Mengikuti Program Pendidikan Pranikah Bagi Ketahanan Keluarga (Studi di Daerah Istimewa Yogyakarta). Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 250. https://doi.org/10.22146/jkn.68418

Nuraeni, Y., & Lilin Suryono, I. (2021). Analisis Kesetaraan Gender dalam Bidang Ketenagakerjaan Di Indonesia. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1). https://doi.org/10.35967/njip.v20i1.134

Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2018 (2018).Perdana, F. R. (2019). Ketahanan Keluarga Berbasis Kearifan Lokal Penunjang Industri Kreatif Pariwisata. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(2). https://doi.org/10.30738/sosio.v5i2.4730

Prawita, E., & Mifti Jayanti, A. (2023). Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Komunikasi Efektif di Desa Guwosari Bantul. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 71–78. https://doi.org/10.32815/jpm.v4i1.1111

Rohinsa, M., & Rakapurwa, N. (2023). Psikoedukasi Ketahanan Keluarga di Desa Cipanjalu. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(6), 657–661. https://doi.org/10.55681/swarna.v2i6.578

Rohmah, Y. A. (2015). Analisis Akuntabilitas Program Keluarga Harapan (Studi Deskriptif Akuntabilitas Administratif Pelaksanaan Program Keluarga Harapan Bidang Pendidikan di Kecamatan Semampir Surabaya). Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi, 1–9. https://doi.org/10.30649/aamama.v18i1.27

Sabrina, D., & Ishak. (2020). Evaluasi Kebijakan Sistem Zonasi dalam Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat Sekolah Menengah Atas di Kota Pekanbaru. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 18(2), 92–103. https://doi.org/10.35967/jipn.v18i2.7829

Selviana, S., Burhanuddin, B., & Rahim, S. (2024). Peran Pemerintah dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Kabupaten Jeneponto. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP), 5(2), 296–311. https://doi.org/10.26618/kimap.v5i2.14134

Setiawan Kusmulyono, M. (2022). Perencanaan Skenario Menggunakan Soft-System Dynamics Methodology untuk Mengidentifikasi Ketahanan Badan Usaha Milik Desa Scenario Planning Using Soft-System Dynamics Methodology to Identify Resilience of Village Owned Enterprises. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(2), 133–144. https://doi.org/https://doi.org/10.35967/njip.v21i2.348

Siahaan, R. (2012). Ketahanan Sosial Keluarga: Perspektif Pekerjaan Sosial. Sosio Informa, 17(2). https://doi.org/10.33007/inf.v17i2.95Suradi, S. (2013). Perubahan Sosial dan Ketahanan Keluarga: Meretas Kebijakan Berbasis Kekuatan Lokal. Sosio Informa, 18(2). https://doi.org/10.33007/inf.v18i2.74

Ulfa, Z., & Ridwan, M. (2016). Evaluasi Program Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM) di Kabupaten Pelalawan Tahun 2010-2013. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 13(22). https://doi.org/10.35967/jipn.v13i2.3225

Wattimena, Z., Septiyanti, M., & Mutiarin, D. (2021). Inovasi Kebijakan Pemerintah Daerah DIY dalam Membangun Ketahanan Pangan di Era Pandemi Covid-19. Matra Pembaruan, 5(2), 127–139. https://doi.org/10.21787/mp.5.2.2021.127-139

Wijaya, S., Irawan, F., & Marfiana, A. (2023). Kajian Perpajakan UMKM Dalam Rangka Meminimalisasi Fenomena Bunching. Balance Vocation Accounting Journal, 6(2), 88. https://doi.org/10.31000/bvaj.v6i2.6987

Yandra, A., Setiawan, H., Sella, N., Prihati, P., & Derin, T. (2020). Evaluation of Family Hope Program (PKH) in Rumbai District, Pekanbaru City. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 19(2), 168–176. https://doi.org/10.35967/njip.v19i2.119

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Dewi, K., & Muallidin, I. (2025). Strengthening Family Foundations: The Role of the DIY Regional Government in Improving Family Resilience. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 24(2), 149–162. https://doi.org/10.35967/njip.v24i2.809

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Loading...