Kepemimpinan Politik Lokal untuk Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Kasus di Provinsi Riau

Penulis

  • M. Y. Tiyas Tinov Universitas Riau
  • Auradian Marta Universitas Riau
  • Wan Asrida Universitas Riau
  • Hasanuddin Universitas Riau
  • Ishak Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.35967/njip.v21i1.307

Kata Kunci:

Kepemimpinan Politik Lokal, Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Provinsi Riau

Abstrak

Pengelolaan hutan menjadi isu yang menarik untuk dibahas karena berkaitan erat perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu dalam penanganan perubahan iklim. Fenomena empiris yang terjadi di Provinsi Riau memperlihatkan bahwa masih terdapat persoalan dalam pengelolaan hutan sehingga terjadinya deforestasi dan degradasi hutan, dan konflik tenurial kehutanan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mencoba untuk menjawab pertanyaan bagaimanakah strategi yang digunakan kepemimpinan politik lokal dan tantangannya dalam pengelolaan hutan di Provinsi Riau? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data penelitian ini bersumber dari informan penelitian, buku-buku, laporan-laporan, jurnal-jurnal hasil penelitian, dan artikel dari berita di media massa dan media elektronik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika dan dianalisis menggunakan teori yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan politik lokal dalam pengelolaan hutan di Provinsi Riau dalam 4 (empat) hal yaitu: (1) perencanaan pengelolaan hutan; (2) pencegahan dan penyelesaian konflik kehutanan; dan (3) kebijakan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan; dan (4) rehabilitasi hutan dan lahan kritis . Sementara itu, tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan politik lokal dalam pengelolaan hutan berasal dari potensi perilaku korupsi dan komitmen yang masih lemah dalam pengelolaan hutan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi yang dilaksanakan kepemimpinan politik lokal di Provinsi Riau belum mampu mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan karena masih lemahnya komitmen dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bryman, A. (2012). Social research methods 4th ed

Creswell, J. W. (2014). Qualitative, quantitative and mixed methods approaches.

Edmunds, D. S., & Wollenberg, E. K. (Eds.). (2004). Local forest management: the impacts of devolution policies. Routledge.

Ekawati, S. (2013). Evaluasi implementasi kebijakan desentralisasi pengelolaan hutan produksi. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 10 (3), 187-202

Elgie, R. (2015). The Foundations of the Study of Political Leadership. In Studying Political Leadership (pp. 24-47). Palgrave Macmillan, London

Eyes on the Forest. (2018). Laporan Investigatif Eyes on the Forest (Eof) Kebun Sawit dalam Kawasan Hutan di Riau.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Provinsi Riau. (2018). Policy Brief Kebijakan Anggaran Daerah terhadap Penyelamatan Lingkungan Hidup Provinsi Riau Tahun 2018.

Gane, M. (2010). Forest strategy: Strategic management and sustainable development for the forest sector. Springer Science & Business Media.

Helms, L. (Ed.). (2012). Comparative political leadership. Springer.

Herlon, M., Restuhadi, F., & Yulida, R. (2017). Social Network and Land Conflict in Rural Communities (Case Study in Senama Nenek Vilage Tapung Hulu Sub Regency Kampar Regency). Jurnal Social Economic of Agriculture, 6(1), 1-12.

Hidayat, N. C., Setijaningrum, E., & Asmorowati, S. (2020). The Analysis of Stakeholder Forest Resources Management in District of Jember: (The Case Study in Tugusari Village, Jember District). Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 19(2), 188-201. https://doi.org/10.35967

Jaringan Kerja Penyelemat Hutan Riau (Jikalahari). (2014). Catatan Akhir Tahun 2014 Jaringan Kerja Penyelemat Hutan Riau (Jikalahari) Presiden Jokowi Harus Mereview Izin Korporasi diatas Hutan Alam dan Gambut Riau.

Jaringan Kerja Penyelemat Hutan Riau (Jikalahari). (2015). Catatan Akhir Tahun 2015 Jaringan Kerja Penyelemat Hutan Riau (Jikalahari) Rakyat Riau Terpapar Polusi Kabut Asap, Buruk Rupa Tata Kelola Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Jaringan Kerja Penyelemat Hutan Riau (Jikalahari). (2017). Catatan Akhir Tahun 2017 Jaringan Kerja Penyelemat Hutan Riau (Jikalahari) Aksi Koreksi Pemerintah di Riau: Ada Perbaikan, Namun Belum Berani Menghentikan Kejahatan Korporasi.

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). (2017). Catatan Akhir Tahun 2017 Konsorsium Pembaruan Agraria Reforma Agraria di Bawah Bayangan Investasi Gaung Besar di Pinggir Jalan.

Lovina. (2015). Annas Maamun, Penjara 6 Tahun, dan Lolos Kasus Duta Palma. Ada Apa? Dalam https://www.mongabay.co.id/2015/06/25/annas-maamun-penjara-6-tahun-dan-lolos-kasus-duta-palma-ada-apa/. Diakses pada 15 Februari 2019

Margono, B. A., Turubanova, S., Zhuravleva, I., Potapov, P., Tyukavina, A., Baccini, A., ... &

Hansen, M. C. (2012). Mapping and monitoring deforestation and forest degradation in Sumatra (Indonesia) using Landsat time series data sets from 1990 to 2010. Environmental Research Letters, 7(3), 034010.

Marta, A. (2021). Towards Participatory Governance in Overcoming Climate Change: A Study of Stakeholders’ Participation in Forest Governance in Indonesia. Jurnal Public Policy, 7(2), 122-128.

Martín-García, J., & Diez, J. J. (2012). Sustainable forest management: An introduction and overview. Sustainable Forest Management-Current Research.

Miettinen, J., & Liew, S. C. (2005). Connection between fire and land cover change in Southeast Asia: a remote sensing case study in Riau, Sumatra. International Journal of Remote Sensing, 26(6), 1109-1126.

Purnomo, H., Shantiko, B., Sitorus, S., Gunawan, H., Achdiawan, R., Kartodihardjo, H., & Dewayani, A. A. (2017). Fire economy and actor network of forest and land fires in Indonesia. Forest Policy and Economics, 78, 21-31.

Rangkuti, S. (2012). Hutan Riau Sudah Porak Poranda. Dalam https://nasional.kompas.com/amp/read/2012/04/16/03081887/hutan.riau.sudah.porak.poranda. Diakses pada 14 Februari 2019.

Resosudarmo, I. A. P. (2004). Closer to people and trees: will decentralisation work for the people and the forests of Indonesia?. The European Journal of Development Research, 16(1), 110-132.

Riggs, R. A., Sayer, J., Margules, C., Boedhihartono, A. K., Langston, J. D., & Sutanto, H. (2016). Forest tenure and conflict in Indonesia: Contested rights in Rempek Village, Lombok. Land Use Policy, 57, 241-249.

Sayendri, D., & Anwar, K. (2015). Partisipasi Masyarakat Peduli Api dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Studi Kasus di Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan Tahun 2010-2013). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 3(1), 1-13.

Tacconi, L. (2017). Strengthening policy research and development through foreign aid: the case of reducing deforestation and forest degradation in Indonesia. Australian Forestry, 80(3), 188-194.

Tengku, E., & Zulkarnain. (2014). Partisipasi Organisasi Masyarakat Peduli APi (MPA) Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Pelalawan. Ilmu Lingkungan, 8(1), 1–11.

Tsujino, R., Yumoto, T., Kitamura, S., Djamaluddin, I., & Darnaedi, D. (2016). History of forest loss and degradation in Indonesia. Land use policy, 57, 335-347.

Wahyuni, Y., & Hasanuddin. (2018). Kebijakan Penanggulangan Deforestasi di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2011-2012. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 14(23). https://doi.org/10.35967/jipn.v14i1.6175

Walhi Riau. (2019). Refleksi 2018 dan Harapan 2019 Menuju Keadilan Ekologis Di Provinsi Riau Sebuah Catatan Akhir Tahun 2018 Walhi Riau Atas Potret Penguasaan Dan Pengelolaan Ruang-Ruang Hidup Rakyat. Pekanbaru: Walhi Riau.

Yasmi, Y., Anshari, G. Z., Komarudin, H., & Alqadri, S. (2006). Stakeholder conflicts and forest decentralization policies in West Kalimantan: Their dynamics and implications for future forest management. Forests, Trees and Livelihoods, 16(2), 167-180.

Unduhan

Diterbitkan

2022-06-30

Cara Mengutip

Tinov, T., Marta, A., Asrida, W., Hasanuddin, H., & Ishak, I. (2022). Kepemimpinan Politik Lokal untuk Pengelolaan Hutan Berkelanjutan: Kasus di Provinsi Riau. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 21(1), 85–94. https://doi.org/10.35967/njip.v21i1.307

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.