Civil Society, Demokrasi dan Demokratisasi

Penulis

  • Wan Asrida Universitas Riau
  • Auradian Marta Universitas Riau
  • Sofyan Hadi Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.225

Kata Kunci:

Masyarakat Sipil, Demokrasi, Demokratisasi

Abstrak

Kajian ini bertujuan untuk memberikan eksplanasi tentang relasi antara civil society, demokrasi, dan demokratisasi dan menjelaskan kontribusi civil society terhadap demokratisasi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah dengan library research atau studi kepustakaan. Sumber informasi dari kajian ini adalah dari buku-buku dan jurnal-jurnal hasil penelitian yang dianalisis dengan teori yang relevan. Hasil  kajian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat secara konseptual dan praktikal antara civil society, demokrasi, dan demokratisasi. Civil society mempunyai implikasi yang positif dan negatif terhadap demokratisasi. Implikasi positif dari civil society terhadap demokratisasi ini ketika mampu berperan dalam membawa perubahan dari otoritarianism kepada konsolidasi demokrasi dengan mengambil peran sebagai penyeimbang kekuatan negara, membela kepentingan publik, serta mampu mempengaruhi agenda kebijakan negara untuk kesejahteraan bersama. Sebaliknya, civil society juga mempunyai implikasi negatif apabila didominasi paham etnosentrisme, radikal, dan berorientasi kepada kekuasaan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alagappa, M. (2004). Civil society And Political Change in Asia: Expanding and Contracting Democratic Space. USA: Stanford University Press.

Baker, G. (2002). Civil society and Democratic Theory Alternative Voices. USA dan Canada: Routledge.

Beetham, D. (2005). Democracy: A Beginner’s Guide. London: Oneworld Publications.

Beittinger-Lee, V. (2010). (Un) Civil society and Political Change in Indonesia: A Contested Arena. USA and Canada: Routledge.

Brysk, A. (2000). Democratizing civil society in Latin America. Journal of Democracy, 11(3), 151–165.

Cohen, J & Andrew, A. (1992). Civil society and Political Theory. Cambridge, Massachusetts, London: Massachusetts Institute of Technology Press.

Culla, A. S. (2006). Rekonstruksi Civil society: Wacana dan Aksi Ornop di Indonesia. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia Challenges. London: The Johns Hopkins Press Ltd.

Diamond, L., et al. (1997). Consolidating the Third Wave Democracies: Regional Challenges. Baltimore and London: The Johns Hopkins University Press.

Edwards, M. (2004). Civil society. USA: Odyssey Press Inc.

Eliaeson, S. (2006). Building Democracy and Civil society East of the Elbe. London dan New York: Routledge.

Fioramonti, L., & Fiori, A. (2010). Civil society after democracy: The evolution of civic activism in South Africa and Korea. Journal of Civil society, 6(1), 23–38.

Gaffar, A. (2006). Politik Indonesia Transisi Menuju Demokrasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Glasius, M. (2010). Uncivil society. International encyclopedia of civil society.

Hadiwijoya, S. S. (2012). Negara, Demokrasi dan Civil society. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hikam, M. . (1996). Demokrasi dan Civil society. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.

Kurniawan, L. J & Hesti, P. (2012). Negara, Civil societ & Demokratisasi Membangun Gerakan Sosial dan Solidaritas Sosial dalam Merebut Perubahan. Malang: INTRANS Publishing.

Lidauer, M. (2012). Democratic dawn? Civil society and elections in Myanmar 2010-2012. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 31(2), 87–114.

Marta, A., Suwaryo, U., Sulaeman, A., & Agustino, L. (2020). The Crisis of Democratic Governance in Contemporary Indonesia. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 8(1), 109–128.

Mavrikos-Adamou, T. (2010). Challenges to democracy building and the role of civil society. Democratization. 17(3), 514–533.

Mietzner, M. (2012). Indonesia’s democratic stagnation: anti-reformist elites and resilient civil society. Democratization. 19(2), 209–229.

Pitidol, T. (2016). Redefining democratic discourse in Thailand’s civil society. Journal of Contemporary Asia, 46(3), 520–537.

Schumpeter, J. . (2003). Capitalism, Socialism, and Democracy. London dan New York: Routledge.

Sommerfeldt, E. J. (2013). The civility of social capital: Public relations in the public sphere, civil society, and democracy. Public Relations Review, 39(4), 280–289.

Sørensen, G. (2008). Democracy and Democratization: Processes and Prospects in a Changing World Third Edition. USA:Westview Press.

Suharko. (2003). NGO, Civil society dan Demokrasi: Kritik terhadap Pandangan Liberal. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7(2), 205–226.

Tester, K. (2014). Civil society. Routledge.

Vanhanen, T. (2003). Democratization: A Comparative Analysis of 170 Countries. London dan New York: Routledge.

Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-31

Cara Mengutip

Asrida, W., Marta, A., & Hadi, S. (2021). Civil Society, Demokrasi dan Demokratisasi. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(2), 131–142. https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.225

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.